Entropi adalah ukuran ketidakteraturan atau jumlah mikrostates yang dapat menghasilkan suatu keadaan makro tertentu. Dalam termodinamika klasik, hukum kedua menyatakan bahwa entropi total suatu sistem terisolasi tidak dapat berkurang secara alami; ia cenderung meningkat hingga mencapai keadaan ekuilibrium.
Berikut pernyataan sederhana mengenai hukum kedua:
Pada tahun 1867, James Clerk Maxwell mengajukan sebuah eksperimen mental yang kini dikenal sebagai Maxwell's Demon. Ia membayangkan sebuah demon (makhluk hipotetik) yang dapat membuka sebuah pintu kecil pada partisi yang memisahkan dua ruangan berisi gas dengan suhu sama. Demon tersebut:
Jika demon berhasil, satu sisi menjadi lebih panas, sisi lain menjadi lebih dingin, dan tampak seperti melanggar hukum kedua karena entropi total berkurang.
Berbagai penjelasan telah diberikan untuk menyelesaikan paradoks ini:
Charles Landauer (1961) menunjukkan bahwa menghapus satu bit informasi memerlukan energi minimal kT ln2. Demon harus mencatat kecepatan molekul (menyimpan informasi) dan kemudian menghapus atau meng reset data. Energi yang dibutuhkan untuk menghapus informasi tersebut menambah entropi lingkungan, sehingga total entropi tidak berkurang.
Setiap proses pengukuran memerlukan interaksi fisik (misalnya, cahaya yang dipantulkan). Interaksi ini menghasilkan panas atau kegagalan yang menambah entropi. Bahkan bila demon dapat mengukur tanpa mengganggu, proses mengubah keputusan menjadi aksi (membuka pintu) melibatkan kerja mekanik yang menghasilkan disipasi energi.
Pertukaran molekul terjadi sangat cepat. Untuk memperoleh hasil yang signifikan, demon harus beroperasi pada skala waktu yang sangat pendek, yang pada gilirannya meningkatkan kebutuhan energi karena kecepatan tinggi.
Penelitian kontemporer menggabungkan termodinamika dengan teori informasi. Konsep entropy production dan fluctuation theorems menjelaskan bahwa bahkan pada skala mikroskopik, hukum kedua tetap berlaku jika memperhitungkan semua sumber informasi dan energi.
Beberapa laboratorium berhasil membangun demon buatan menggunakan sistem optik atau elektronik. Misalnya, kipas nano yang mengatur partikel kolloidal berdasarkan feedback optik. Hasilnya menunjukkan bahwa pengurangan entropi di bagian sistem selalu diimbangi oleh peningkatan entropi pada kontroler atau lingkungan.
Memahami hubungan antara informasi dan energi membuka jalan bagi:
Paradox Maxwell's Demon tidak menentang hukum kedua, melainkan mengungkapkan bahwa entropi tidak hanya tergantung pada panas dan kerja mekanik, tetapi juga pada informasi. Setiap proses yang mengurangi ketidakteraturan pada suatu subsistem harus melibatkan biaya informasi yang menambah ketidakteraturan pada lingkungan. Karena itu, hukum kedua tetap menjadi fondasi tak tergoyahkan dalam ilmu fisika.
Untuk bacaan lebih mendalam, kunjungi Wikipedia Maxwell's Demon atau literatur tentang termodinamika statistik dan teori informasi.